Ini Dia Tips Cara Memilih Arsitek Profesional

Anda sedang mencari seorang arsitek untuk rumah impian Anda? Tapi masih bingung bagaimana cara memilih arsitek yang profesional. Berikut tips cara memilih arsitek profesional.

Berapa Biaya Arsitek Itu Sebenarnya?

Biaya jasa arsitek mahal ngga ya? Bingung nih... Mau tau berapa biaya jasa arsitek sebenarnya? Simak liputan berikut ini.

Bagaimana Cara Agar Rumah Asri dan Terlihat Nyaman?

Apakah rumah Anda masih terasa kurang nyaman? Jangan panik, berikut tips cara menata interior agar rumah terasa lebih nyaman

Model Rumah Apakah Yang Sedang Ngetrend Di Tahun 2015 Saat Ini?

Anda sedang mendesain rumah, tapi masih bingung menentukan sytlenya. Berikut ulasan seputar gaya style rumah di tahun 2015 ini.

Bagaimana Cara Melakukan Renovasi Rumah Yang Benar?

Anda ingin merenovasi rumah ya? Tapi masih bingung tahap apa yang harus dilakukan. Berikut tips langkah dalam proses renovasi.

Tampilkan postingan dengan label Karier Arsitek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Karier Arsitek. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 Februari 2015

Survei Perencanaan Dalam Membantu Kerja Arsitek

kerja arsitek
Selesai dengan kedua langkah pada posting sebelummya, maka kelompok mengadakan diskusi, baik mengenai gambar-gambar arsitek yang telah dibuat pada langkah pertama, maupun surat-surat yang telah dibuat pada langkah kedua. Sebelum itu usahakan terciptanya suatu suasana dimana setiap orang ingin memberikan umpan balik secara terbuka. Juga perlu diciptakan suasana yang memungkinkan setiap orang untuk mau belajar dari anggota yang lain.

Keempat: Pembuatan daftar inventarisasi kehidupan dan dilanjutkan dengan penyusunan inventarisasi karier mereka. Dalam penyusunan daftar inventarisasi karier tadi perlu diawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini: Pada tahap mana saya merasa paling senang dan paling tidak senang? Kemampuan, keterampilan dan bakat terbaik apa saja yang saya bawa ke dalam pekerjaan saya? Penghargaan apakah yang saya cari dari pekerjaan saya: uang, status, pengakuan, menjadi anggota kelompok dan sebagainya?

Kelima: Diskusikanlah hasil inventarisasi tersebut dalam kelompok.

Keenam : Tugaskan setiap orang untuk membuat langkah-langkah rencana tindak yang akan mereka lakukan untuk mencapai tujuan karier dan atau tujuan hidup yang telah mereka rumuskan tadi.

Pelaksanaan dari keenam langkah bersebut dapat dilakukan hanya satu hari tetapi dapat juga dalam seminggu, tergantung tingkat kemampuan para anggota dan juga kompleksitas kelompok atau arsitek itu sendiri. Sebagai penutup dari uraian Perencanaan Karier dan Tujuan hidup ini sebagai salah satu teknologi Pengembangan Arsitek berikut ini akan diketengahkan beberapa manfaat dari Perencanaan Karier dan Tujuan Hidup.

Beberapa Manfaat Perencanaan Karier dan Tujuan Hidup Ada 4 (empat) manfaat utama, yaitu:
1. Membantu arsitek pada umumnya dan anggotanya pada khususnya dalam memahami pentingnya peranan tujuan pribadi dan tujuan arsitek.
2. Membantu anggotanya untuk merencanakan perubahan dan atau pemantapan karier mereka.
3. Membantu arsitek dan anggotanya untuk lebih memahami gaya hidup dan pola karier mereka.
4. Membantu arsitek dalam merencanakan peningkatan daya guna potensi dari para anggotanya dan perencanaan pengembangannya.

UMPAN BALIK SURVAI (SURVEY FEEDBACK).
Umpan balik survai atau dikenal juga dengan Survey guided development sebagai salah satu teknologi. Pengembangan Arsitek diperkenalkan oleh Kurt Lewin dan kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh Floyd Mann dan kawan-kawan dari Institute for Social Research. Sebagai beknologi Pengembangan Arsitek, maka Umpan Balik Survai berpusat pada usaha pengumpulan data dan pemanfaatan data yang merupakan hasil dari suatu survai mengenai sikap (attitude) para anggota suatu arsitek. Para konsultan yang mempergunakan teknologi ini biasanya dimulai dengan pembicaraan atau diskusi dengan pimpinan tingkat atas. Diskusi tersebut terutama dimaksudkan untuk mempersoalkan hal-hal yang berhubungan dengan prosedur pengumpulan data.

Selanjutnya dari hasil survai tersebut kemudian dilakukan suatu kegiatan survai secara bertahap dan bertingkat. Bertahap dalam arti ruang lingkup permasalahannya dan bertingkat dalam arti mulai dari tingkat atas dan dilanjutkan pada, tingkat yang lebih rendah. Data basil survai tersebut kemudian disampaikan kembali kepada para anggota sebagai umpan balik.

Jumat, 27 Februari 2015

Langkah Perencanaan Karier Arsitek

karier arsitek
Langkah-langkah Agar pelaksanaannya dapat berjalan sebagaimana diharapkau French dan Bell menyarankan langkah-langkah sebagai berikut:

Langkah 1: An assessment of life and career paths up to this point in time, nothinghighlights, particularly important events, choice points, strengths, and deficiencies. Suatu penaksiran lintasan karier arsitek dan kehidupan sampai saat ini, hal-hal yang menonjol, terutama mengenai peristiwa penting, butir-butir pilihan, kekuatan dan kelemahan yang dimilikinya.

Langkah 2. A formulation of goals and objectives related to both desired life style and career path this are future oriented. Suatu rumusan mengenai tujuan dan sasamn yang sesuai gaya hidup dan lintasan karier arsitek yang diharapkan jadi yang berorientasi pada masa depan.

Langkah 3: A realistic plan for achieving the goals and moving systematically toward goal accomplishment; that is, the goals are specified, action steps needed to reach the goals are determined and a schedule of target dates is established for measuring progress.
Suatu rencana yang realistik yang disusun untuk mencapai tujuan tersebut dan secara sistematik bergerak bagi pencapaian tujuan; yaitu. tujuan-tujuan dispesifikasikan, langkah-langkah tindak untuk mencapai tujuan ditetapkan, dan suatu fadwal waktu ditentukan sebagai alat untuk mengukur kemajuan.

Dari uraian tersebut nampaklah bahwa perencanaan karier arsitek haruslah dilakukan bersamaan dengan perencanaan kehidupan, karena memang karier arsitek seseorang merupakan salah satu bagian dari kehidupannya. Untuk lebih memberikan kejelasan bagaimana teknologi intervensi yang dikembangkan oleh Herbert A. Shepard dilaksanakan berikut ini diketengahkan kutipan sebagai berikut: 19 Latihan Tujuan Hidup (Life-Goals Exercise)
I. Tahap Pertama
A. Buatlah suatu garis lurus secara horizontal dari kiri ke kanan yang menggambarkan jangkauan kehidupan anda. Panjang garis tersebut seyogianya menggambarkan keseluruhan perjalana pengalaman hidup dan juga harapan.

B, Berilah tanda di mana arsitek sekarang ini.

C. Siapkan suatu daftar peristiwa hidup yang arsitek anggap penting, terutama yang berkaitan dengan:
1. Pengalaman puncak yang kamu punyai,
2. Hal-hal yang pernah kamu lakukan dengan baik,
3. Hal-hal yangpemah kamu lakukan dengan tidak baik,
4, Hal-hal yang kamu akan pelajari sehingga dapat melakukan hal tersebut dengan lebih baik,
5. Hal-hal yang tidak pernah akan kamu lakukan lagi,
6. Pengalaman penting puncak apa saja yang ingin kamu peroleh,
7. Nilai-nilai (kekuasaan, uang, dan sebagainya) yang ingin kamu peroleh,
8. Hal-hal yang kamu inginkan untuk mulai dilakukan sejak sekarang.

D. Diskusikan hal tersebut dalam suatu sub-kelompok.

Tahap Kedua
A. Selama 20 menit tulislah hal-hal yang perlu dipikirkan mengenai kematian.
B. Carilah arsitek untuk desain rumahnya. Tulislah pujian yang akan diberikan kepada arsitek. Waktu yang disediakan untuk itu adalah 20 menit.
C. Diskusikanlah hal-hal tersebut di atas dalam diskusi sub kelompok.

Selain melalui cara tersebut, Fordyce dan Weil mengemukakan beberapa langkah sebagai berikut:
Pertama: Setiap orang yang ikut serta dalam suatu diskusi kelompok kecil dimintakan untuk membuat suatu gumbar atau gambar yang menggunakan bahan-bahan artistik, majalah tua, surat kabar dan sebagainya mengenai kehidupan mereka. Gambar tersebut ditempel di dinding untuk nantinya didiskusikan.

Kedua: Setiap orang ditugaskan untuk menulis dua buah surat dengan petunjuk isi sebagai berikut:

1. Bayangkan bahwa anda akan meninggal sepuluh tahun yang akan datang. Tulislah sebuah surat dari salah seorang sahabat karib untuk teman yang lain. Surat tersebut berisi tentang kehidupan anda.

2. Bayangkan bahwa seorang arsitek meninggal karena kecelakaan pada minggu yang akan datang. Tulislah surat yang serupa yang menceritakan apa yang arsitek itu harapkan untuk ditulis oleh sahabat karib si arsitek itu sendiri mengenai kehidupannya.